
Islandia, negeri api dan es, menyimpan salah satu warisan demokrasi terpenting di dunia: Alþingi (Althing), parlemen tertua yang masih aktif hingga kini, didirikan pada tahun 930 M. Lokasi aslinya berada di Þingvellir National Park, sekitar 45 km timur laut Reykjavík. Situs ini bukan hanya monumen sejarah, tapi juga perpaduan sempurna antara budaya Viking, tradisi demokrasi awal, dan keindahan geologi yang menakjubkan. Bagi traveler yang mencari pengalaman budaya dan petualangan alam, Þingvellir adalah destinasi wajib di rute Golden Circle Islandia.
Sejarah Alþingi: Akar Demokrasi Viking
Pada abad ke-9, pemukim Viking dari Norwegia tiba di Islandia mencari kebebasan dari raja-raja yang otoriter. Pada 930 M, para kepala suku sepakat membentuk majelis umum bernama Alþingi di Þingvellir – tempat yang strategis karena lokasinya di lembah rift yang dramatis. Di sini, setiap tahun selama dua minggu di musim panas, ribuan orang berkumpul untuk membuat undang-undang, menyelesaikan sengketa, berdagang, dan bahkan menggelar pesta pernikahan atau perceraian.
Yang unik, Alþingi adalah majelis terbuka (open-air assembly): Tidak ada gedung, hanya alam sebagai saksi. Lögberg (Law Rock), sebuah batu tinggi alami, menjadi podium utama di mana Lögsögumaður (pembaca hukum) membacakan undang-undang dari ingatan – karena saat itu belum ada tulisan. Majelis ini berlangsung hingga 1798, sebelum dipindah ke Reykjavík pada 1845 dan menjadi parlemen modern Islandia.
Þingvellir juga menyaksikan momen bersejarah seperti adopsi Kristen pada tahun 1000 M – keputusan yang menghindari perang saudara. Situs ini diakui UNESCO sebagai Warisan Dunia pada 2004 karena nilai historis dan budayanya yang luar biasa.
Keajaiban Geologi: Berjalan di Antara Benua
Þingvellir bukan sekadar situs sejarah, tapi juga fenomena alam. Taman nasional ini terletak tepat di Mid-Atlantic Ridge, garis patahan antara lempeng tektonik Amerika Utara dan Eurasia yang saling menjauh 1-18 mm per tahun. Anda bisa berjalan literal di antara dua benua!
Celah Almannagjá dan Silfra adalah highlight: Silfra bahkan menjadi spot snorkeling/diving terbaik dunia karena airnya jernih sekali (visibilitas >100 meter) dari glacier. Di sini, Anda berenang di antara lempeng tektonik – pengalaman unik yang menggabungkan sejarah dengan petualangan ekstrem.
Budaya dan Tradisi yang Hidup
Alþingi mencerminkan semangat Islandia: egaliter, progresif, dan dekat dengan alam. Di masa Viking, majelis ini sudah memberikan hak suara kepada perempuan dalam kasus tertentu – jauh lebih maju daripada Eropa lain saat itu. Hari ini, nilai itu terlihat di parlemen modern Reykjavík, gedung batu abad ke-19 yang sederhana tapi elegan di pusat kota.
Di Þingvellir, Anda bisa melihat reruntuhan booth turf (pondok sementara) dari abad ke-10, gereja kecil Þingvellir, dan danau Þingvallavatn yang indah. Festival musim panas sering digelar, mengenang tradisi saga Islandia.
Tips Jalan-Jalan ke Þingvellir
- Akses: 45 menit berkendara dari Reykjavík via Route 36. Masuk bagian Golden Circle (bersama Geysir & Gullfoss).
- Waktu Terbaik: Musim panas (Juni-Agustus) untuk cuaca cerah; musim dingin untuk Aurora Borealis.
- Aktivitas: Hiking di jalur boardwalk, snorkeling Silfra (butuh guide), piknik di tepi danau, atau tur sejarah.
- Biaya: Parkir berbayar (~Rp 100.000/hari), tapi masuk gratis. Tur guided dari Reykjavík mulai Rp 1 juta/orang.
- Tips Lokal: Pakai sepatu tahan air, bawa jaket windproof – cuaca Islandia berubah cepat!
Mengunjungi Alþingi di Þingvellir seperti menyentuh akar demokrasi dunia sambil dikelilingi keindahan alam yang epik. Di sini, sejarah Viking bertemu dengan kekuatan bumi – pengalaman yang tak terlupakan bagi siapa pun yang mencintai budaya dan petualangan. Selamat menjelajah Islandia!




Leave a comment