Copyright Canva

Eropa semakin menarik bagi digital nomads—para pekerja yang bisa bekerja dari mana saja melalui internet—dengan menawarkan berbagai visa khusus yang memungkinkan tinggal dan bekerja secara legal di berbagai negara di benua itu. Visa-visa ini dirancang untuk merangkul tren kerja jarak jauh yang berkembang pesat sejak pandemi COVID-19 dan menjadi pintu gerbang bagi remote worker global yang ingin menikmati kehidupan sambil tetap berkarir. (euronews)


Apa Itu Visa Nomaden Digital?

Visa nomaden digital adalah izin tinggal jangka menengah hingga panjang yang memungkinkan orang dari luar Uni Eropa/EEA tinggal di negara tertentu sambil bekerja secara remote untuk klien atau perusahaan di luar negara tujuan tinggal. Berbeda dari visa turis sementara, visa ini memberikan stabilitas hukum, akses tinggal lebih panjang, dan sering kali diikuti dengan kemudahan perjalanan di wilayah Schengen. (Remote)

Intinya:

  • Diperuntukkan bagi remote worker non-EEA,
  • Bekerja dari luar negara tempat tinggalnya secara legal,
  • Seringkali dapat membawa keluarga,
  • Memiliki syarat penghasilan minimum, asuransi kesehatan, dan bukti kerja remote. (Remote)

Negara-Negara Eropa dengan Visa Nomaden Digital

1) Albania

✔ Visa tinggal kerja remote selama 1 tahun dengan kemungkinan perpanjangan hingga lima tahun.
✔ Syarat termasuk kontrak kerja dengan perusahaan luar negeri, bukti penghasilan minimal sekitar €9.800/tahun, rekening bank lokal, dan asuransi kesehatan.
Albania menarik karena biaya hidup yang relatif rendah dan pemandangan alam yang memukau. (euronews)


2) Bulgaria

✔ Visa nomaden digital telah dibuka untuk pengajuan.
✔ Berlaku untuk non-EU/EEA yang bekerja remote dan mendapatkan penghasilan dari luar Bulgaria.
✔ Termasuk pekerja karyawan remote, pemilik perusahaan, dan freelancer dengan pengalaman kerja di luar negeri selama minimal satu tahun.
Bulgaria baru saja mengadopsi Euro dan menjadi bagian dari Zona Schengen pada 2025, menjadikannya basis strategis untuk menjelajah Eropa. (euronews)


3) Slovenia

✔ Menjadi salah satu negara terbaru di Eropa yang meluncurkan visa nomaden digital pada November 2025.
✔ Izin tinggal berlaku 12 bulan, tersedia untuk non-EU/non-EEA yang bekerja untuk klien asing.
✔ Keluarga juga bisa ikut, meskipun mereka tetap tidak boleh bekerja untuk perusahaan di Slovenia.
Visa ini dapat diajukan secara online atau melalui konsulat Slovenia, dan Slovenia menawarkan biaya hidup yang lebih terjangkau dibanding negara tetangga seperti Italia dan Austria. (euronews)


4) Spanyol

✔ Visa nomaden digital di Spanyol sudah tersedia sejak 2023 melalui Startup Act, memberi kesempatan bagi non-EU untuk tinggal dan bekerja di Spanyol.
✔ Visa ini bisa berlaku sampai 5 tahun, dengan kemungkinan perpanjangan dan potensi jalur menuju residensi permanen.
✔ Spanyol juga memberi potongan pajak khusus dan peluang teknologi untuk digital nomads dan pekerja remote. (euronews)


Pilihan Lain di Eropa

Selain Albania, Bulgaria, Slovenia, dan Spanyol, banyak negara Eropa yang menyediakan visa atau izin tinggal yang dapat dimanfaatkan oleh digital nomads, termasuk (berdasarkan data terbaru dari berbagai sumber visa nomaden digital di Eropa):
✔ Portugal
✔ Croatia
✔ Estonia
✔ Yunani
✔ Jerman
✔ Rumania
✔ Malta
✔ Republik Ceko
✔ Hongaria
✔ Islandia
dan lain-lain, dengan variasi masa tinggal, syarat income, dan fasilitas sosial masing-masing. (Global Citizen Solutions)


Mengapa Eropa Menawarkan Visa Nomaden Digital?

Beberapa alasan utama negara Eropa membuka visa nomaden digital antara lain:
🔹 Menyokong pariwisata dan ekonomi lokal, terutama di luar musim liburan,
🔹 Mengisi kekosongan tenaga kerja dan memperkenalkan talenta global,
🔹 Menarik penduduk jangka panjang yang berkontribusi terhadap ekonomi lokal,
🔹 Mengurangi dampak turis jangka pendek dengan pola konsumsi yang lebih stabil,
🔹 Meningkatkan keberagaman komunitas tenaga kerja modern. (PlanYourNextTravel)


Syarat Umum Visa Nomaden Digital di Eropa

Walaupun tiap negara punya aturan tersendiri, beberapa persyaratan umum yang biasanya harus dipenuhi termasuk:
✔ Bukti pekerjaan remote/kontrak kerja luar negeri,
✔ Bukti penghasilan minimum per tahun atau per bulan,
✔ Asuransi kesehatan internasional yang valid,
✔ Rekening bank dan bukti tempat tinggal,
✔ Catatan kriminal bersih.
Visa semacam ini bertujuan agar remote worker tetap memberi manfaat ekonomi lokal sambil tidak menjadi beban atau risiko sosial. (Remote)


Tips Memilih Visa Nomaden Digital Terbaik

Berikut beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan bagi calon digital nomads yang ingin menetap di Eropa:
Biaya hidup negara tujuan — Eropa Timur sering lebih terjangkau dibanding Eropa Barat. (Nomad Visa Malta)
Kecepatan internet dan infrastruktur digital — penting untuk kualitas kerja remote. (Nomad Visa Malta)
Ketersediaan komunitas remote worker lokal — jaringan sosial & profesional mempengaruhi pengalaman tinggal. (Nomad Visa Malta)
Arah menuju residensi jangka panjang — beberapa visa bisa menjadi jalur permanen. (Nomad Visa Malta)


Kesimpulan

Eropa kini menjadi salah satu destinasi utama bagi digital nomads global karena menawarkan visa yang memadukan legalitas tinggal, fleksibilitas kerja, dan akses ke wilayah Schengen. Dengan lebih dari selusin negara yang menawarkan program visa nomaden digitalnya dan berbagai manfaat yang menyertainya, bekerja sambil menjelajah Eropa semakin realistis, terstruktur, dan menarik bagi para pekerja remote dari seluruh dunia di tahun 2026.


Leave a comment

Trending