
Eropa kembali membuktikan dominasinya sebagai salah satu pusat magnet daya tarik urban terbaik global. Berdasarkan laporan tahunan terbaru yang dirilis oleh media gaya hidup dan perjalanan Time Out, sebanyak 19 kota di benua Eropa berhasil menembus daftar “50 Kota Terbaik di Dunia” (50 Best Cities in the World).
Pemeringkatan komprehensif ini disusun berdasarkan survei terhadap lebih dari 24.000 penduduk dari 150 kota di seluruh dunia, yang kemudian dipadukan dengan penilaian dari sekitar 100 pakar perjalanan urban. Kriteria penilaian mencakup kualitas hidup, aksesibilitas, skena kuliner, kehidupan budaya, hiburan malam, ruang terbuka hijau, hingga aspek kedekatan komunitas serta keterjangkauan biaya hidup.
Edinburgh Menjadi yang Terbaik di Eropa
Dalam skala global, predikat kota terbaik di dunia tahun ini berhasil diraih oleh Melbourne (Australia), disusul oleh Shanghai (China) di posisi kedua. Namun, bagi publik Eropa, kebanggaan terbesar datang dari Edinburgh. Ibu kota Skotlandia tersebut berhasil menempati peringkat ketiga global sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai kota terbaik nomor satu di Eropa.
Edinburgh mendapat pujian luar biasa berkat tata kota yang sangat ramah bagi pejalan kaki (walkability), arsitektur bersejarahnya yang megah dan terawat, serta program budayanya yang sangat kaya sepanjang tahun.
Mengekor tepat di belakang Edinburgh, ibu kota Inggris, London, berhasil mengamankan posisi keempat di peringkat dunia. London dinilai tetap konsisten mempertahankan reputasinya sebagai kota megapolitan dengan daya tarik budaya internasional yang dinamis dan tidak pernah mati.
Zurich Memimpin di Kawasan Eropa Kontinental
Beralih ke wilayah Eropa kontinental (daratan utama di luar kepulauan Britania), Zurich di Swiss muncul sebagai yang terdepan dengan menduduki peringkat ke-11 secara global. Zurich diakui berkat kombinasi antara standar kualitas hidup yang sangat tinggi, infrastruktur yang mumpuni, serta lingkungan urban yang bersih.
Menyusul di belakang Zurich, kota-kota di wilayah Eropa Utara, Timur, dan Selatan juga menunjukkan performa yang solid di paruh atas daftar 20 besar dunia, di antaranya:
- Kopenhagen (Denmark) di peringkat ke-13
- Krakow (Polandia) di peringkat ke-16
- Porto (Portugal) di peringkat ke-17
- Madrid (Spanyol) di peringkat ke-19
- Valencia (Spanyol) di peringkat ke-20
Keberhasilan Spanyol menempatkan dua kotanya sekaligus (Madrid dan Valencia) di jajaran 20 besar mempertegas kekuatan kawasan Mediterania yang menawarkan keseimbangan antara budaya yang hidup, kuliner yang ramah, dan kualitas hidup yang santai namun teratur.
Kejutan dari Paris: Unggul Budaya, Namun Terlempar dari 20 Besar
Salah satu kejutan terbesar dalam laporan tahun ini datang dari ibu kota Prancis, Paris. Kota Mode ini secara tidak terduga harus puas terduduk di peringkat ke-22 dunia, sebuah posisi yang relatif rendah untuk kota sekelas Paris.
Meski demikian, Paris sebenarnya mencatatkan nilai yang sangat impresif dalam aspek-aspek spesifik. Kota ini menerima skor tertinggi di dunia untuk kategori kehidupan budaya. Selain itu, sebanyak 97% responden lokal memberikan ulasan yang sangat positif bagi kualitas gastronomi (kuliner) serta skena bar di Paris. Namun, diduga faktor-faktor lain seperti keterjangkauan biaya hidup dan kenyamanan harian bagi warga lokal menjadi pemicu tertahannya posisi Paris di luar peringkat 20 besar.
Tren Perjalanan Eropa 2026: Keberlanjutan dan Autentisitas
Masuknya 19 kota Eropa ke dalam daftar 50 kota terbaik di dunia ini merefleksikan adanya pergeseran tren perjalanan di tahun 2026. Para wisatawan kini tidak lagi sekadar mencari tempat untuk “melihat objek wisata ikonik,” melainkan lebih memilih destinasi yang menawarkan pengalaman autentik untuk merasakan langsung ritme kehidupan lokal.
Kota-kota di Eropa yang memiliki keunggulan pada ruang publik hijau, transportasi umum yang terintegrasi dengan baik, serta pelestarian warisan budaya yang menyatu dengan kehidupan modern, terbukti menjadi faktor utama mengapa benua biru ini tetap menjadi destinasi urban paling dicari dan paling nyaman untuk ditinggali saat ini.






Leave a Reply