Caledonian Sleeper

Pemerintah dan otoritas transportasi Skotlandia mulai mengkaji gagasan ambisius untuk memperluas layanan kereta api malam ikonik, Caledonian Sleeper, hingga ke Eropa daratan. Langkah ini diawali dengan pembentukan kelompok kerja khusus serta pelaksanaan studi kelayakan guna menilai peluang kereta malam—yang saat ini menghubungkan London dan Skotlandia—melintasi Terowongan Channel (Channel Tunnel) menuju berbagai kota di benua Eropa.

Studi kelayakan yang sedang berlangsung tersebut berfokus pada evaluasi tantangan teknis, operasional, regulasi, dan komersial. Jika wacana ini berhasil direalisasikan, para penumpang dari kota-kota utama Skotlandia, seperti Glasgow dan Edinburgh, dapat bepergian langsung ke daratan Eropa tanpa perlu berganti kereta di London atau mengandalkan penerbangan udara. Proyek ini sekaligus menghidupkan kembali gagasan lama yang sempat terhenti sekitar tiga dekade lalu, ketika rencana kereta malam lintas terowongan (Nightstar) dibatalkan pada era 1990-an.

Meskipun rencana ini mendapat sambutan hangat dari para pecinta kereta api dan aktivis lingkungan, para ahli mengingatkan adanya sejumlah kendala yang tidak ringan. Perjalanan lintas batas melalui Terowongan Channel memerlukan kepatuhan terhadap standar keselamatan yang amat ketat. Selain itu, prosedur pemeriksaan perbatasan dan imigrasi pasca-Brexit, keterbatasan kapasitas jalur, serta penyesuaian spesifikasi teknis gerbong kereta agar kompatibel dengan infrastruktur rel di Inggris maupun Eropa daratan menjadi tantangan utama yang harus diselesaikan.

Di sisi lain, dorongan untuk mewujudkan rute ini didasari oleh makin tingginya minat masyarakat Eropa terhadap moda transportasi berkelanjutan. Kereta api malam dipandang sebagai alternatif efektif untuk menekan jejak emisi karbon dari penerbangan jarak pendek. Jika jaringan ini terhubung, sektor pariwisata dan hubungan ekonomi antara Skotlandia dan negara-negara Eropa diprediksi akan mengalami peningkatan signifikan. Wisatawan dapat menikmati perjalanan malam dengan nyaman dan mendapati diri mereka telah tiba di destinasi tujuan saat pagi hari.

Layanan Caledonian Sleeper sendiri saat ini dikelola oleh Scottish Rail Holdings di bawah naungan Pemerintah Skotlandia sejak dinasionalkan pada tahun 2023. Layanan ini menghubungkan Stasiun London Euston dengan berbagai wilayah di Skotlandia, termasuk area Dataran Tinggi (Highlands). Baru-baru ini, layanan tersebut juga menambah titik pemberhentian di Birmingham untuk memperkuat konektivitas antarwilayah di Inggris.

Meskipun hasil studi kelayakan masih harus menunggu waktu dan realisasinya memerlukan proses bertahun-tahun, langkah awal ini menandai komitmen Skotlandia dalam mendukung kebangkitan tren kereta malam di kawasan Eropa. Jika proyek ini terwujud, perjalanan langsung dari perbukitan Skotlandia menuju jantung kota-kota di Eropa akan menjadi alternatif perjalanan yang nyata, nyaman, dan ramah lingkungan.

Leave a Reply

Trending

Discover more from Kabar Eropa

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading