
BIRMINGHAM — Partai politik asal Inggris, Reform UK, mendadak menjadi sorotan publik setelah resmi dilaporkan ke Kepolisian Metropolitan London (Metropolitan Police) dan Komisi Pemilihan Umum Inggris (Electoral Commission). Laporan tersebut diajukan menyusul munculnya dugaan pelanggaran hukum terkait penerimaan dana hibah politik dari pihak asing yang terselubung.
Kabar mengejutkan ini mengemuka tepat ketika sang pemimpin partai, Nigel Farage, bersiap membuka konferensi tahunan partai yang digelar di Birmingham pada Jumat (4/9/2026).
Penyamaran Jurnalis Mengungkap Dugaan Pelanggaran
Skandal ini mencuat setelah tayangan dokumenter hasil investigasi penyamaran oleh lembaga Verbatim yang disiarkan di Channel 4 News dirilis ke publik. Dalam rekaman rahasia tersebut, beberapa pejabat senior Reform UK—termasuk penasihat utama Farage—terrekam sedang mendiskusikan mekanisme penerimaan dana dari entitas asing.
Di Inggris, undang-undang pemilu secara tegas melarang partai politik menerima sumbangan keuangan atau bantuan dana kampanye langsung dari warga negara asing maupun perusahaan yang tidak terdaftar secara resmi di Inggris guna mencegah intervensi luar negeri.
Dalam investigasi tersebut, seorang aktor yang menyamar sebagai perwakilan donor kaya asal Amerika Serikat mengatur pembiayaan jajak pendapat (polling) politik untuk Reform UK melalui sebuah perusahaan AS. Hasil jajak pendapat tersebut kemudian dipublikasikan di berbagai media massa terkemuka Inggris menjelang pemilu lokal. Selain itu, rekaman memperlihatkan keterlibatan jajaran pimpinan dalam pertemuan dengan donor asing bayangan tersebut.
Reaksi Keras dari Partai Oposisi
Laporan resmi kepada pihak kepolisian dilayangkan oleh juru bicara Partai Liberal Demokrat, Lisa Smart. Dalam surat resminya kepada tim penyelidik khusus Kepolisian Metropolitan, ia menegaskan adanya dugaan pelanggaran serius terhadap aturan pendanaan politik.
“Langkah ini menunjukkan indikasi kuat pelanggaran hukum pemilu terkait penerimaan dan penggelapan dana dari donor yang tidak sah. Hal ini menimbulkan keprihatinan mendalam mengenai potensi campur tangan pihak asing dalam sistem demokrasi kita,” tegas Smart.
Langkah serupa juga diikuti oleh Partai Buruh yang berkuasa serta Partai Hijau (Green Party) yang mendesak penegakan hukum secara menyeluruh. Ketua Partai Buruh, Bridget Phillipson, menyatakan bahwa dugaan skandal ini menyasar jajaran puncak kepemimpinan Reform UK dan meminta Farage memberikan klarifikasi secara transparan.
Pembelaan Reform UK dan Respons Farage
Menanggapi tuduhan yang beredar, pihak Reform UK membantah telah melakukan kesalahan atau tindakan ilegal. Dalam berbagai kesempatan, Farage berkali-kali menepis isu pelanggaran pendanaan dan menyatakan bahwa seluruh transaksi finansial partai selalu mengikuti ketentuan yang berlaku.
Meski demikian, tuduhan baru ini membayangi jalannya konferensi tahunan Reform UK di Birmingham. Pidato utama yang dirancang Farage untuk membakar semangat para pendukung serta memulihkan elektabilitas partai kini terancam tertutup oleh sorotan tajam publik dan potensi penyelidikan hukum.
Kepolisian Metropolitan London mengonfirmasi telah menerima berkas laporan tersebut dan saat ini tengah mempelajari bukti-bukti awal sebelum menentukan langkah hukum atau penyelidikan resmi berikutnya.






Leave a Reply