Two men in suits smiling and shaking hands, with flags in the background.
AP Photo

MANCHESTER — Perdana Menteri Inggris Andy Burnham menegaskan komitmen pemerintahannya untuk mengambil langkah-langkah lebih lanjut dalam mempererat hubungan antara Inggris dan Uni Eropa (UE). Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Irlandia (Taoiseach), Micheál Martin, di kantor No 10 North, Manchester, pada Jumat (18/9/2026).

Pertemuan ini mencatatkan sejarah baru karena Micheál Martin menjadi pemimpin internasional pertama yang bertandang ke kantor pemerintahan No 10 North sejak difungsikan. Pemilihan lokasi di Greater Manchester dinilai sangat tepat oleh Burnham mengingat eratnya ikatan historis, budaya, dan ekonomi antara kawasan Barat Laut Inggris (North West England) dengan Irlandia.

Dorong Kemitraan Strategis dan KTT Inggris-UE

Dalam keterangan resminya, Burnham menekankan pentingnya hubungan bilateral kedua negara tetangga tersebut. Menurutnya, kemitraan antara Inggris dan Irlandia memiliki peran vital di berbagai tingkatan, mulai dari menjaga perdamaian kawasan hingga kerja sama ekonomi internasional.

“Hubungan antara Inggris dan Irlandia sangat penting di setiap tingkatan. Menjelang peringatan 30 tahun Perjanjian Jumat Agung (Good Friday Agreement) tahun depan, kami terus bekerja sama untuk menegakkan prinsip-prinsip perdamaian tersebut,” ujar Burnham.

Ia juga menambahkan bahwa Inggris menyambut baik kepemimpinan Irlandia yang saat ini memegang presidensi bergilir Dewan Uni Eropa. Momentum ini akan dimanfaatkan untuk mempersiapkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Inggris-UE yang dijadwalkan berlangsung akhir tahun ini guna memperdalam kemitraan strategis pasca-Brexit.

Sementara itu, Taoiseach Micheál Martin menyambut positif iktikad baik pemerintah Inggris. Martin menyatakan bahwa hubungan Inggris dan UE yang lebih erat dan solid tidak hanya membawa keuntungan bagi kedua belah pihak, tetapi juga memberikan dampak positif langsung bagi stabilitas Irlandia. Di tengah ketidakpastian situasi geopolitik global saat ini, diplomasi yang kuat antarnegara tetangga dinilai menjadi kunci utama.

Agenda Keamanan, Geopolitik, dan Komunitas Lokal

Selain membahas hubungan dengan Uni Eropa, kedua pemimpin berdiskusi mengenai sejumlah isu global dan regional, di antaranya:

  1. Dukungan untuk Ukraina: Inggris dan Irlandia menegaskan kembali komitmen bersama dalam mendukung Ukraina menghadapi agresi militer Rusia, serta terus berupaya memperkuat keamanan di kawasan Eropa.
  2. Sikap terhadap Konflik Timur Tengah: Martin memberikan apresiasi khusus atas ketegasan kepemimpinan Burnham terkait konflik Israel-Palestina, termasuk langkah Inggris dalam menerapkan sanksi terhadap permukiman ilegal di Tepi Barat dan penegakan nilai-nilai kemanusiaan internasional.
  3. Persiapan KTT Inggris-Irlandia: Kedua pihak sepakat untuk menyelenggarakan KTT bilateral Inggris-Irlandia pada paruh pertama tahun depan guna memperkuat kerja sama di bidang perdagangan, keamanan, dan rekonsiliasi.

Rangkaian kunjungan resmi tersebut diakhiri dengan agenda peninjauan ke pusat komunitas Irlandia di kawasan Makerfield, Greater Manchester. Kunjungan ini menegaskan eratnya hubungan antar-masyarakat (people-to-people contact) yang menjadi fondasi utama diplomasi kedua negara.

Leave a Reply

Trending

Discover more from Kabar Eropa

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading