A rescue helicopter on the tarmac with emergency personnel assisting a patient on a stretcher, surrounded by firefighters in uniform.
2026 Reuters

BUKAREST — Insiden berdarah kembali melanda jalur pelayaran komersial Laut Hitam. Sebuah kapal kargo berbendera Saint Kitts dan Nevis yang dikelola oleh perusahaan asal Turki dilaporkan dihantam serangan dron hingga terbakar dan tenggelam di lepas pantai Rumania pada Senin (5/10/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang awak kapal tewas dan 11 orang lainnya berhasil dievaluasi serta diselamatkan oleh tim SAR gabungan.

Kapal kargo bernama Royad Mammadov tersebut dihantam ledakan hebat di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Rumania, tidak jauh dari fasilitas anjungan minyak Pescăruş milik perusahaan energi OMV Petrom. Berdasarkan informasi pelayaran, kapal tersebut mengangkut muatan serealia (sereal/biji-bijian) dari pelabuhan Izmail, Ukraina, dan sedang dalam perjalanan menuju Ravenna, Italia.

Kronologi Kejadian dan Upaya Penyelamatan

Serangan mendadak yang diduga berasal dari unmanned aerial vehicle (UAV) atau dron tersebut memicu kebakaran hebat di atas geladak kapal. Kobaran api yang cepat membesar membuat bagian lambung kapal mengalami kerusakan parah hingga akhirnya tenggelam beberapa jam kemudian.

Pemerintah Rumania melalui Kementerian Dalam Negeri dan Otoritas Angkatan Laut Rumania langsung mengerahkan misi penyelamatan darurat. Kepolisian Perbatasan bekerja sama dengan Inspektorat Penerbangan Umum mengirimkan setidaknya tiga kapal intervensi serta helikopter ke titik koordinat kejadian.

Dari total awak kapal yang berada di lokasi saat insiden, tim penyelamat berhasil mengevakuasi 11 pelaut dalam kondisi selamat. Kapten kapal dilaporkan mengalami luka-luka akibat luka bakar dan ledakan. Dua korban jiwa telah diidentifikasi di lokasi, sementara otoritas setempat masih berupaya mengonfirmasi status sisa awak yang sempat dilaporkan hilang saat kebakaran melalap kapal.

Eskalasi Ancaman Maritim di Laut Hitam

Hingga berita ini diturunkan, otoritas Rumania masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi asal-usul dron serta jenis amunisi yang digunakan dalam serangan tersebut. Belum ada pihak atau negara yang secara resmi mengaku bertanggung jawab atas insiden mematikan ini.

Insiden ini mempertegas meningkatnya risiko keamanan pelayaran komersial di kawasan Laut Hitam sejak konflik bersenjata di Eropa Timur memanas dalam beberapa tahun terakhir. Laut Hitam yang menjadi rute vital bagi distribusi pangan global dan pasokan energi dunia kini diintai bahaya lalu lintas dron militer, potensi ranjau laut terapung, serta sasar-sasar tembak yang mengancam keselamatan para pelaut sipil.

Peristiwa ini juga meningkatkan kekhawatiran di kalangan negara-negara anggota NATO, mengingat lokasi ledakan berada di dekat wilayah perairan teritorial Rumania yang berbatasan langsung dengan rute-rute perdagangan utama. Para pelaku industri pelayaran internasional mendesak peningkatan pengawasan jalur laut guna menjamin keamanan transportasi komersial di wilayah tersebut.

Leave a Reply

Trending

Discover more from Kabar Eropa

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading