Istana Hofburg, kompleks istana bersejarah yang berfungsi sebagai kediaman musim dingin utama dan pusat kekuasaan dinasti Habsburg selama lebih dari 600 tahun.
© Sandro Golzalez / Hapus percikan

Bingung menghabiskan akhir pekan di Eropa? Simak panduan lengkap liburan 2 hari di Wina, Austria—mulai dari istana megah, katedral gotik, hingga schnitzel legendaris.

WINA – Wina, ibu kota Austria, adalah kota yang seolah tidak pernah kehabisan daya tarik. Terkenal dengan kombinasi megah antara arsitektur kekaisaran, museum seni kelas dunia, dan budaya kedai kopi yang telah diakui oleh UNESCO, Wina merupakan destinasi yang sangat sempurna untuk pelarian singkat di akhir pekan.

Bagi Anda yang merencanakan liburan singkat selama dua hari, efisiensi waktu adalah kunci utama. Dilansir dari panduan akhir pekan RTL Today, berikut adalah rencana perjalanan (itinerary) terbaik untuk memaksimalkan waktu Anda di kota musik klasik ini.

Hari Pertama: Menyelami Jantung Kekaisaran dan Gemerlap Seni

Pagi Hari: Kemegahan Gotik Katedral St. Stephen

Mulailah perjalanan Anda di pusat kota dari Katedral St. Stephen (Stephansdom), sebuah mahakarya arsitektur abad ke-14 yang menjadi ikon paling representatif di Wina. Menariknya, setelah proses restorasi intensif selama lebih dari 15 tahun untuk membersihkan fasad bersejarahnya, katedral ini kini tampil sepenuhnya bersih dan megah.

Bagi Anda yang menyukai tantangan, cobalah menaiki Menara Selatan melalui 343 anak tangga tanpa lift untuk menikmati pemandangan lanskap kota Wina yang menakjubkan dari ketinggian. Namun, jika ingin menghemat tenaga, Menara Utara menyediakan lift yang akan membawa Anda melihat ubin atap katedral yang unik dari dekat.

Siang Hari: Menelusuri Jejak Istana Hofburg dan Koleksi Seni Dunia

Dari katedral, Anda dapat berjalan kaki menyusuri area pejalan kaki Graben yang elegan menuju kompleks Istana Hofburg, bekas kediaman musim dingin Dinasti Habsburg yang kini menjadi rumah bagi Museum Sisi.

Setelah makan siang, luangkan waktu dua hingga tiga jam untuk mengunjungi salah satu museum seni terkemuka dunia, seperti Kunsthistorisches Museum yang memamerkan karya maestro Rembrandt dan Vermeer, atau Museum Albertina yang menyimpan koleksi seni modern karya Picasso dan Monet.

Sore hingga Malam Hari: Sunset di Prater Park

Tutup hari pertama Anda dengan mengunjungi Taman Hiburan Prater. Naiki Bianglala Raksasa (Giant Ferris Wheel) yang ikonik saat matahari terbenam untuk menikmati panorama romantis kota Wina berselimut cahaya senja.

Hari Kedua: Istana Barok, Pasar Antik, dan Budaya Kopi

Pagi Hari: Istana Schönbrunn dan Keindahan Taman Barok

Awali hari kedua dengan mengunjungi Istana Schönbrunn sejak pagi hari (sekitar pukul 08.00 atau 09.00) sebelum dipadati oleh kerumunan turis. Kompleks istana bergaya Barok yang dahulu berfungsi sebagai kediaman musim panas keluarga kerajaan ini menawarkan interior kamar yang mewah serta taman bunga yang sangat luas. Kabar baik bagi pelancong dengan anggaran terbatas, area taman istana ini sepenuhnya gratis untuk dimasuki dan dijelajahi.

Siang Hari: Berburu Kuliner Kuliner Lokal di Naschmarkt

Setelah puas berfoto di Schönbrunn, arahkan tujuan Anda ke Naschmarkt, pasar tradisional terbesar dan paling sibuk di Wina. Tempat ini adalah surga bagi para pencinta kuliner karena menyajikan berbagai makanan khas lokal hingga hidangan internasional. Jika Anda berkunjung di hari Sabtu, Anda juga dapat menemukan pasar barang antik temporer yang ramai dikunjungi oleh warga lokal.

Sore Hari: Menghidupkan Tradisi di Kedai Kopi Wina

Melawat ke Wina tidak akan lengkap tanpa mencicipi budaya kedai kopinya yang legendaris. Sempatkan diri Anda untuk bersantai di kedai kopi bersejarah seperti Café Central atau Café Sacher. Di sini, Anda wajib memesan secangkir Wiener Melange (kopi khas Wina yang mirip cappuccino) dan menyandingkannya dengan sepotong Sachertorte (kue cokelat legendaris).

Rekomendasi Kuliner Wajib dan Akomodasi

Untuk menu makan malam yang tidak terlupakan, pastikan Anda memesan meja jauh-jauh hari di restoran Figlmüller, tempat terbaik untuk mencicipi Wiener Schnitzel (daging goreng tepung) berukuran raksasa yang paling terkenal di Wina. Sementara bagi pencinta kuliner sehat atau vegetarian, restoran Wrenkh menjadi alternatif yang sangat direkomendasikan dengan menu organik khas Austrianya.

Bagi pelancong mandiri (backpacker) yang mencari penginapan ramah kantong dengan atmosfer sosial yang bersih dan strategis di dekat Naschmarkt, Wombat’s City Hostel adalah salah satu pilihan akomodasi terbaik di kota ini.

Wina membuktikan diri bahwa dalam waktu 48 jam saja, kota ini mampu menyuguhkan paket liburan akhir pekan yang padat, berkesan, dan kaya akan nilai sejarah.

Sumber Referensi:

  • RTL Today Lifestyle – Travel
  • Radical Storage Travel Guide – Costs, Local Tips and Things to Do in Vienna 2026
  • Finding the Universe – 2 Days in Vienna: A Complete Itinerary for a Weekend
  • Trip.com Vienna Travel Guide – Top Attractions and Culinary Experiences

Leave a Reply

Trending

Discover more from Kabar Eropa

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading